Harusnya Geograf, bukan Geografer…

Johannes VermeerImage via Wikipedia

alhamdulillah .. puji Tuhan… Akhirnya ada juga yang menggugat “branding” saya!

Adalah seseorang bernama Anonymous yang telah dengan cerdas memberikan komentar di salah satu posting saya dengan kalimat: “Harusnya Geograf, bukan Geografer… ”

Nah lho?

Jadi situs ini mustinya dinamai www.jejakgeograf.com ya? Okey… Usul dipertimbangkan hehehe… Buat yang doyan berburu nama domain unik silakan buruan daftarkan nama domain tersebut!! (barusan saya beli nama domain pesantrenkilat dotcom yang ternyata belum didaku /diklaim siapa pun..)

Balik ke geograf alias geografer… Mana yang benar hayo?

Jujur, saya tak mau berpikir serius soal ini. Kenapa? Karena debat soal ini sudah muncul sejak BELASAN tahun lalu di kampus-kampus. Tak cuma “geograf” dan “geografer”, bahkan ada sebutan lain yang disodorkan para pemangku (atau pengaku?) pakar ilmu geografi yakni sebutan “geografiwan”… halah….!

Kenapa saya tak begitu menggubris perdebatan soal mana yang benar antara “geograf”, “geografiwan” dan “geografer” ? Jawabnya simpel: itu soal yang tak penting! Kenapa? Karena mereka yang meributkan soal sebutan itu BELUM TENTU BAKAL RIDHO DAN IKHLAS MENULISKANNYA DI KARTU NAMA MEREKA!

(hening sejenak…)

Ilmu geografi di Indonesia -seperti ditulis dalam situs Lab SIG UNIMA-telah mengalami fragmentasi yang sedemikian jauh. Ujung-ujungnya, para alumni lebih nyaman menuliskan “fragmen ilmu” dalam kartu nama mereka: …

Bambang, S.Si - GIS Analyst

Drs. Bagio - Hidrolog

Merdekawati, S.Si - Urban Planner

Drs. A Liang - Ahli Geomorfologi

Wisnu Adibrata, S.Si - Ahli Pengindereaan Jauh

Theresia Astuti, S.Si - Agen Asuransi

Drs. Pardede, S.Si, M.Si, MM - caleg Dapil Bantar Gebang, Bekasi Timur

Saya akan kembali berucap alhamdulillah andai di negeri ini ada setidaknya SEPULUH SAJA kartu nama bertuliskan Geograf, atau Geografer, atau Geografiwan…, Artinya, hanya kurang 9 saja karena saya sudah mencantumkan sebutan Geografer (tanpa embel-embel penguat apa pun) di kartu nama sejak delapan tahun silam…

Jadi mana yang benar dari sebutan-sebutan tersebut? Terserah anda, Tapi di wikipedia versi Inggris saya menemukan penjelasan tentang pengertian Geographer. Tak hanya itu, di sini Anda juga bisa menghitung sederet nama yang dengan mantap mengikraran diri sebagai geografer.

So? Selamat berkarya….

A geographer is a scientist whose area of study is geography, the study of Earth’s physical environment and human habitat.

Though geographers are historically known as people who make maps, map making is actually the field of study of cartography, a subset of geography. Geograhers study not only the physical details of the environment but also its impact on human and wildlife ecologies, weather and climate patterns, economics, and culture. They are often especially focused on the spatial relationships between these elements.[1]

Physical geographers identify, analyze, and interpret the distribution and arrangement of landforms and other features of the earth’s surface. Modern geographers are often involved in resolving environmental problems. Many modern geographers are also the primary practitioners of geographic information systems and cartography. They are often employed by local, state, and federal government agencies as well as in the private sector by environmental and engineering firms.

There is a well-known painting by Johannes Vermeer titled The Geographer, which is often linked to Vermeer’s The Astronomer. These paintings are both thought to represent the growing influence and rise in prominence of scientific enquiry in Europe at the time of their painting, 1668-69. wikipedia

Reblog this post [with Zemanta]

No related posts.

Tags: , ,

5 Responses to “Harusnya Geograf, bukan Geografer…”

  1. Rizki Noor Hidayat Wijaya Says:

    menurutku bahas/debat ttg nama ga terlalu penting/bermanfaat,yg penting semangat mas anang berbagi dengan tulisan, itu khan yg lebih bernilai. ya tho mas?

    saya suka ini:

    Saya seorang geografer yang mencintai pertiwi. Tuhan sudah menyematkan talenta menulis kepada saya. Dan tak ada cara lain untuk mencintai pertiwi selain berbagi cerita lewat blog.

  2. Rizki Noor Hidayat Wijaya Says:

    kl aku ga nulis sbg geografer soalnya ga dikasih kertu alumni jeh mas dulu pas lulus, padahal administrasi dah tak kasih lho :D yo brati kl ga dianggep geografer aku yo gak nulis tho mas, he3x

    aku suka ilmu pengetahuan mas, jadi ndak membatasi geografi saja, welcome dg ilmu dan belum mengembel bidang/fragment ilmu, just my name he3x :)
    *************************
    saya suka ini:

    Anang YB
    —————-
    Geografer

    Sangarrr menurutku :)
    *************************

    Salam Hangat,

    Rizki Noor Hidayat Wijaya
    ——————————–
    Padepokan Sains Lereng Merapi :)

  3. Admin Says:

    Ada yang lebih sangar….

    “Padepokan Sains Lereng Merapi” hahaha… mantep tenan…

    Ngiri aku! Kapan bikin http://www.PadepokanSains.com ? Keburu aku beli lho…..

  4. Rizki Noor Hidayat Wijaya Says:

    Lho kl panjenengan beli, nanti yg tunggu “Padepokan sains tempuran opak” siapa mas? he3x :D

    merapi.net dah dibeli perusahaan farmasi jakarta mas, padahal dulu mau saya bikin buat portal monitoring merapi, volkanik-seismik-meteorologi. kebetulan sy punya stasiun pengamatan sendiri yg secara realtime memonitor, he3x.

  5. Rizki Noor Hidayat Wijaya Says:

    Lho kl panjenengan beli, nanti yg nunggu “Padepokan sains tempuran opak” siapa mas? he3x :D

    merapi.net dah dibeli perusahaan farmasi jakarta mas, padahal dulu mau saya bikin buat portal monitoring merapi, volkanik-seismik-meteorologi. kebetulan sy punya stasiun pengamatan sendiri yg secara realtime memonitor, he3x.

Leave a Reply


PHP Error Message

Parse error: syntax error, unexpected $end in /home/a5497961/public_html/wp-content/themes/esther/footer.php on line 44